YouTube
telah meluncurkan fitur baru yang secara otomatis mengkonversi semua video dari
format High Definition (1080 piksel) ke format 3D. Fitur itu dirilis pada 5
April lalu.
Dengan fitur ini, pengguna yang meng-upload video berkualitas HD 1080p ke YouTube akan mendapatkan videonya secara otomatis terkonversi menjadi format 3D.
Pada dasarnya, aktivasi fitur video 3D ini sama dengan ketika pengguna mengubah pengaturan kualitas video, dari semula High Definition(HD) ke 3D, hanya saja proses konversi dilakukan oleh YouTube.
Untuk bisa menonton video format 3D, pengguna juga memerlukan kacamata khusus 3D. Sehingga efek 3D dari video saat ditayangkan bisa lebih terasa, sama seperti menonton film di bioskop.
Dengan fitur ini, pengguna yang meng-upload video berkualitas HD 1080p ke YouTube akan mendapatkan videonya secara otomatis terkonversi menjadi format 3D.
Pada dasarnya, aktivasi fitur video 3D ini sama dengan ketika pengguna mengubah pengaturan kualitas video, dari semula High Definition(HD) ke 3D, hanya saja proses konversi dilakukan oleh YouTube.
Untuk bisa menonton video format 3D, pengguna juga memerlukan kacamata khusus 3D. Sehingga efek 3D dari video saat ditayangkan bisa lebih terasa, sama seperti menonton film di bioskop.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar